Tampilkan postingan dengan label Bahasa Indonesia (Kelas X). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahasa Indonesia (Kelas X). Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 Januari 2013

Wawancara


1.Pengertian Wawancara


Wawancara (bahasa Inggris: interview) merupakan percakapan antara dua orang atau lebih dan berlangsung antara narasumber dan pewawancara. Tujuan dari wawancara adalah untuk mendapatkan informasi di mana sang pewawancara melontarkan pertanyaan-pertanyaan untuk dijawab oleh orang yang diwawancarai.

Wawancara juga dapat diartikan sebagai teknik  memperoleh data atau informasi dengan cara mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada narasumber.

Sukses tidaknya wawancara selain ditentukan oleh sikap wartawan juga ditentukan oleh perilaku, penampilan, dan sikap wartawan. Sikap yang baik biasanya mengundang simpatik dan akan membuat suasana wawancara akan berlangsung akrab alias komunikatif. Wawancara yang komunikatif dan hidup ikut ditentukan oleh penguasaan permasalahan dan informasi seputar materi topik pembicaraan baik oleh nara sumber maupun wartawan.










2.Contoh Wawancara
Tema                     :               Sarana Transportasi
Topik                     :               Fasilitas Sarana Transportasi Umum
Tujuan                  :               Untuk mengetahui Pendapat masyarakat mengenai sarana transportasi yang     
                                           disediakan oleh pemerintah.
Hasil wawancara
Penanya              :               Lisa(Siswi SMA 4 Kendari)
Narasumber       :               Mbak Nisa (Mahasiswi Semester akhir Universitas Haluoleo)
Tempat                :               Di rumah Mbak Nisa
Waktu                   :               Selasa, 3 Mei 2011
                Lisa  seorang Siswi SMA 4 Kendari yang mendapat tugas untuk melakukan wawancara dalam pelajaran Bahasa Indonesia bermaksud mewawancarai Mbak Nisa seorang mahasiswi Semester akhir Universitas Haluoleo mengenai pendapatnya terhadap fasilitas sarana transportasi umum yang disediakan oleh pemerintah khususnya di Kota Kendari Sulawesi Tenggara. Berikut ini adalah kutipan wawancara tersebut.
Penanya              :               Terimakasih atas waktu yang telah Mbak luangkan untuk wawancara ini.
Bagaimana keadaan sekolah Mbak?
Narasumber       :               Iya, Alhamdulillah sekolah saya baik-baik saja.
Penanya              :               Baiklah Mbak kita mulai saja. Apakah Mbak sering menggunakan layanan
transportasi umum untuk bepergian sehari-harinya?
Narasumber       :               Iya benar sekali saya selalu menggunakan mobil umum pulang-pergi sehari
harinya misalnya ke Kampus meskipun saya bisa menggunakan kendaraan
pribadi.
Penanya              :               Mengapa Mbak lebih memilih menggunakan Mobil umum dibandingkan mobil      
                                            pribadi?

Narasumber       :               Disamping untuk mengurangi kemacetan saya juga sedang berhemat untuk
membeli bensin.
Penanya              :               Jurusan mobil umum mana saja yang pernah Mbak gunakan?
Narasumber       :               Jurusan umum yang biasanya saya gunakan adalah jurusan Kampus. Namun,
                                                saya juga pernah menggunakan mobil umum jurusan RRI, Lepo-lepo, dan           
                                                Perumnas.
Penanya              :               Bagaimana pendapat Mbak mengenai fasilitas yang disediakan dalam sarana
transportasi umum tersebut?
Narasumber       :               Sebagaimana telah kita ketahui  setiap angkutan umum masing-masing jurusan
memiliki kelemahan dan kelebihan tersendiri. Contohnya saja Fasilitas angkutan
umum jurusan  Kota dan Perumnas. Mobil jurusan Kota memang memiliki
               keadaan mobil yang sangat baik dengan fasilitas terawat namun, supirnya
               sering kali mengebut dalam membawa mobil. Kebetulan waktu saya naik mobil
               pernah ada motor yang hampir saja bertabrakan dengan mobil umum yang saya
               naiki. Sementara itu,
Penanya              :               Menurut Mbak cara apakah yang dapat di lakukan pemerintah untuk mengatasi
                                            minimnya fasilitas mobil umum sekarang ini mengingat semakin canggihnya
                                            Teknologi sarana telekomunikasi dan transportasi agar para penumpang tidak
                                            meninggalkan mobil umum dan beralih ke kendaraan pribadi?






Narasumber       :               Mungkin disamping pemerintah harus  menyediakan fasilitas  mobil umum yang
                                            memuaskan  bagi masyarakat, pemerintah juga harus mengawasi, manakah
                                            angkutan umum  yang layak untuk beroperasi dan mana yang tidak, selain itu
                                            profesionalitas seorang supir juga harus ada.
 Penanya             :               Terimakasih atas waktu luang Mbak kami sangat terbantu atas jawaban yang
                                            Mbak berikan. Kami mohon pamit Mbak.
Narasumber       :               Iya sama-sama.

Puisi


Hutan Kelabu
Author: Sapardi Djoko Damono
kau pun kekasihku
langit di mana berakhir setiap pandangan
bermula kepedihan rindu itu
temaram kepadaku semata
memutih dari seribu warna
hujan senandung dalam hutan
lalu kelabu menabuh nyanyian



Derai Derai Cemara
Author: Chairil Anwar
cemara menderai sampai jauh
terasa hari akan jadi malam
ada beberapa dahan di tingkap merapuh
dipukul angin yang terpendam

aku sekarang orangnya bisa tahan
sudah berapa waktu bukan kanak lagi
tapi dulu memang ada suatu bahan
yang bukan dasar perhitungan kini

hidup hanya menunda kekalahan
tambah terasing dari cinta sekolah rendah
dan tahu, ada yang tetap tidak terucapkan
sebelum pada akhirnya kita menyerah

1949



Sajak Putih
Author: Chairil Anwar
Bersandar pada tari warna pelangi
Kau depanku bertudung sutra senja
Di hitam matamu kembang mawar dan melati
Harum rambutmu mengalun bergelut senda

Sepi menyanyi, malam dalam mendoa tiba
Meriak muka air kolam jiwa
Dan dalam dadaku memerdu lagu
Menarik menari seluruh aku

Hidup dari hidupku, pintu terbuka
Selama matamu bagiku menengadah
Selama kau darah mengalir dari luka
Antara kita Mati datang tidak membelah…





Malam Di Pegunungan
Author: Chairil Anwar
Aku berpikir: Bulan inikah yang membikin dingin,
Jadi pucat rumah dan kaku pohonan?
Sekali ini aku terlalu sangat dapat jawab kepingin:
Eh, ada bocah cilik main kejaran dengan bayangan!

1947











Diponegoro
Author: Chairil Anwar
Di masa pembangunan ini
tuan hidup kembali
Dan bara kagum menjadi api

Di depan sekali tuan menanti
Tak gentar. Lawan banyaknya seratus kali.
Pedang di kanan, keris di kiri
Berselempang semangat yang tak bisa mati.

MAJU


Ini barisan tak bergenderang-berpalu
Kepercayaan tanda menyerbu.

Sekali berarti
Sudah itu mati.

MAJU

Bagimu Negeri
Menyediakan api.

Punah di atas menghamba
Binasa di atas ditindas
Sesungguhnya jalan ajal baru tercapai
Jika hidup harus merasai

Maju
Serbu
Serang
Terjang

(Februari 1943)
Budaya,
Th III, No. 8
Agustus 1954




Pada Suatu Hari Nanti
Author: Sapardi Djoko Damono
pada suatu hari nanti
jasadku tak akan ada lagi
tapi dalam bait-bait sajak ini
kau takkan kurelakan sendiri

pada suatu hari nanti
suaraku tak terdengar lagi
tapi di antara larik-larik sajak ini
kau akan tetap kusiasati

pada suatu hari nanti
impianku pun tak dikenal lagi
namun di sela-sela huruf sajak ini
kau takkan letih-letihnya kucari


Hampa
Author: Chairil Anwar
kepada sri

Sepi di luar. Sepi menekan mendesak.
Lurus kaku pohonan. Tak bergerak
Sampai ke puncak. Sepi memagut,
Tak satu kuasa melepas-renggut
Segala menanti. Menanti. Menanti.

Sepi.
Tambah ini menanti jadi mencekik
Memberat-mencekung punda
Sampai binasa segala. Belum apa-apa
Udara bertuba. Setan bertempik
Ini sepi terus ada. Dan menanti.

Gugur
Author: W.S Rendra
Ia merangkak
di atas bumi yang dicintainya
Tiada kuasa lagi menegak
Telah ia lepaskan dengan gemilang
pelor terakhir dari bedilnya
Ke dada musuh yang merebut kotanya

Ia merangkak
di atas bumi yang dicintainya
Ia sudah tua
luka-luka di badannya

Bagai harimau tua
susah payah maut menjeratnya
Matanya bagai saga
menatap musuh pergi dari kotanya

Sesudah pertempuran yang gemilang itu
lima pemuda mengangkatnya
di antaranya anaknya
Ia menolak
dan tetap merangkak
menuju kota kesayangannya

Ia merangkak
di atas bumi yang dicintainya
Belumlagi selusin tindak
mautpun menghadangnya.
Ketika anaknya memegang tangannya
ia berkata :
” Yang berasal dari tanah
kembali rebah pada tanah.
Dan aku pun berasal dari tanah
tanah Ambarawa yang kucinta
Kita bukanlah anak jadah
Kerna kita punya bumi kecintaan.
Bumi yang menyusui kita
dengan mata airnya.
Bumi kita adalah tempat pautan yang sah.
Bumi kita adalah kehormatan.
Bumi kita adalah juwa dari jiwa.
Ia adalah bumi nenek moyang.
Ia adalah bumi waris yang sekarang.
Ia adalah bumi waris yang akan datang.”
Hari pun berangkat malam
Bumi berpeluh dan terbakar
Kerna api menyala di kota Ambarawa

Orang tua itu kembali berkata :
“Lihatlah, hari telah fajar !
Wahai bumi yang indah,
kita akan berpelukan buat selama-lamanya !
Nanti sekali waktu
seorang cucuku
akan menacapkan bajak
di bumi tempatku berkubur
kemudian akan ditanamnya benih
dan tumbuh dengan subur
Maka ia pun berkata :
-Alangkah gemburnya tanah di sini!”

Hari pun lengkap malam
ketika menutup matanya


Krawang-Bekasi
Author: Chairil Anwar
Kami yang kini terbaring antara Krawang-Bekasi
tidak bisa teriak “Merdeka” dan angkat senjata lagi.
Tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kami,
terbayang kami maju dan mendegap hati ?

Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
Kami mati muda. Yang tinggal tulang diliputi debu.
Kenang, kenanglah kami.

Kami sudah coba apa yang kami bisa
Tapi kerja belum selesai, belum bisa memperhitungkan arti 4-5 ribu nyawa

Kami cuma tulang-tulang berserakan
Tapi adalah kepunyaanmu
Kaulah lagi yang tentukan nilai tulang-tulang berserakan

Atau jiwa kami melayang untuk kemerdekaan kemenangan dan harapan
atau tidak untuk apa-apa,
Kami tidak tahu, kami tidak lagi bisa berkata
Kaulah sekarang yang berkata

Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika ada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak

Kenang, kenanglah kami
Teruskan, teruskan jiwa kami
Menjaga Bung Karno
menjaga Bung Hatta
menjaga Bung Sjahrir

Kami sekarang mayat
Berikan kami arti
Berjagalah terus di garis batas pernyataan dan impian

Kenang, kenanglah kami
yang tinggal tulang-tulang diliputi debu
Beribu kami terbaring antara Krawang-Bekasi


Brawidjaja,
Jilid 7, No 16,
1957


Doa
Author: Chairil Anwar
kepada pemeluk teguh

Tuhanku
Dalam termangu
Aku masih menyebut namamu

Biar susah sungguh
mengingat Kau penuh seluruh

cahyaMu panas suci
tinggal kerdip lilin di kelam sunyi

Tuhanku

aku hilang bentuk
remuk

Tuhanku

aku mengembara di negeri asing

Tuhanku
di pintuMu aku mengetuk
aku tidak bisa berpaling


Guru
Author: Kahlil Gibran
Barangsiapa mahu menjadi guru,
biarkan dia memulai mengajar dirinya sendiri
sebelum mengajar orang lain,
dan biarkan dia mengajar dengan teladan sebelum mengajar dengan kata-kata.
Sebab mereka yang mengajar dirinya sendiri dengan memperbetulkan perbuatan-perbuatannya sendiri
lebih berhak atas penghormatan dan kemuliaan
daripada mereka yang hanya mengajar orang lain
dan memperbetulkan perbuatan-perbuatan orang lain.


Aku
Author: Chairil Anwar
Kalau sampai waktuku
‘Ku mau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau

Tak perlu sedu sedan itu

Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang

Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang

Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri

Dan aku akan lebih tidak perduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi


Maret 1943

Membuat Naskah Pidato (Bertema Kesehatan)


Membuat Naskah Pidato  

Tema          : Kesehatan
Topik/Judul : Makanan berformalin yang berbahaya
  
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Salam sejahtera
                       Pertama-tama marilah kita  panjatkan puji  syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat karuianya kita dapat berkumpul  di tempat ini untuk membahas masalah mengenai makanan berpengawet yang  berbahaya bagi kesehatan.
               Pada kesempatan ini Izikanlah  saya menjelaskan dan menguraikan mengenai bahaya makanan berformalin, dalam hal ini saya akan menjelaskan ciri-ciri makanan berformalin, dampak dari mengkonsumsi makanan berformalin dan pertolongan pertama yang dapat dilakukan untuk orang yang keracunan akut akibat mengkonsumsi formalin.
             Apakah yang dimaksud dengan formalin itu?. Formalin adalah bahan kimia yang kegunaannya untuk urusan luar tubuh. Contohnya untuk pembunuh hama, pengawet mayat, bahan disinfektan dalam industri plastik, busa, dan resin untuk kertas. Formalin adalah zat berbahaya yang tidak boleh digunakan untuk pengawet makanan, karena formalin mengandung sekitar 37 persen formaldehid dalam air. Biasanya ditambahkan metanol hingga 15 persen sebagai pengawet, zat –zat inilah yang jika masuk ke dalam tubuh dapat mengakibatkan keracunan, penyakit bahkan kematian. Ciri-ciri makanan berformalin dapat kita lihat pada beberapa makanan berikut ini:
Mi basah:
* Bau sedikit menyengat.
* Awet, tahan dua hari dalam suhu kamar (25 Celsius). Pada suhu 10 derajat C atau dalam lemari es bisa tahan lebih 15 hari.
* Mi tampak mengkilat (seperti berminyak), liat (tidak mudah putus), dan tidak lengket.

Tahu:
* Bentuknya sangat bagus.
* Kenyal
* Tidak mudah hancur dan awet (sampai tiga hari pada suhu kamar 25 derajat Celcius). Pada suhu lemari es 10 derajat Celcius tahan lebih dari 15 hari.
* Bau agak menyengat.
* Aroma kedelai sudah tak nyata lagi.
                 Hadirin yang saya hormati
Berdasarkan penjelasan mengenai pengertian, cirri-ciri serta contoh makanan berformalin dan kandungan yang terdapat pada formalin itu  sudah jelas bahwa formalin sangat tidak boleh bahkan tidak layak digunakan sebagai pengawet makanan  karena  dapat menimbulkan seseorang memiliki penyakit yang kondisinya  akut maupun kronis. Kondisi akut tampak dengan gejala alergi, mata berair, mual, muntah, seperti iritasi, kemerahan, rasa terbakar, sakit perut, dan pusing.
Kondisi kronis tampak setelah dalam jangka lama dan berulang bahan ini masuk ke dalam tubuh. Gejalanya iritasi parah, mata berair, juga gangguan pencernaan, hati, ginjal, pankreas, sistem saraf pusat, menstruasi, dan memicu kanker.
Hadirin yang berbahagia
Seseorang yang telah keracunan akut akibat formalin dapat diberikan pertolongan pertama diantaranya:
* Sebelum ke rumah sakit: Gunakan arang aktif (norit). Jangan memberi rangsang agar muntah karena menimbulkan risiko trauma korosif pada saluran coma atas.
* Di rumah sakit: Dilakukan bilas lambung (gastric lavage), pemberian arang aktif (meski pemberian ini akan mengganggu penglihatan bila dilakukan teropong usus untuk mendiagnosis trauma esofagus dan saluran cerna).
Hemodialisis (cuci darah) untuk mengeliminasi habis formalin dari tubuh. Tindakan ini dilakukan bila terjadi keadaan asidosis metabolik (keracunan berat yang mengganggu metabolisme). Namun hal ini dapat dilakukan
tergantung konsentrasi cairan dan gejala yang dialami korban.
                  Oleh sebab itu , hadirin yang sya hormati. Marilah kita berhati-hati dalam memilih makanan agar kita dan keluarga kita dapat terhindar dari penyakit-penyakit berbahaya yang dapat ditimbulkan dari mengkonsumsi makanan-makanan yang berpengawet ataupun berformalin. Semoga dengan adanya penjelasan saya ini dapat memberikan banyak manfaat bagi hadirin sekalian.Akhir kata saya ucapkan terima kasih atas perhatian hadirin sekalian. Saya mohon maaf apabila ada kata-kata yang menyinggung perasaan hadirin semua. Sekian dan terima kasih
                                        Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh